Skip to product information
1 of 1

Formyco 2% Krim 10 g

Formyco 2% Krim 10 g

Regular price Rp 26.000
Regular price Sale price Rp 26.000
Sale Sold out

50 in stock

Deskripsi

Ketokonazol 2% yaitu senyawa turunan imidazol yang memiliki daya anti jamur spektrum luas dan digunakan untuk mengobati infeksi jamur superfisial pada kulit. Efek Ketokonazol terhadap ragi dan jamur berhubungan dengan kemampuannya mengubah permeabilitas membran sel.

Ergosterol, suatu sterol selular utama dari jamur, penting dalam memelihara integritas dan fungsi membran sel jamur. Sintesa ergosterol dihambat oleh krim ketokonazol. Penghambatan sintesa ergosterol disebabkan oleh kemampuan ketokonazol mengahmbat demetilasi lanosterol yang merupakan prekursor dari ergosterol, akibatnya terjadi disorganisasi serta penebalan plasmalemma dan menurunnya pengambilan zat-zat makanan esensial pada membran sel jamur. Mekanisme tersebut menerangkan efek selektif ketokonazol terhadap jamur.

INFORMASI PADA KEMASAN :

Nomor Izin Edar (BPOM) : DKL 9322213829A1

Golongan : Obat Bebas Terbatas ( logo biru )

Cara Pakai : Dioleskan sekali sehari pada daerah yang terinfeksi dan sekitarnya pada penderita kandidosis kutis, tinea korporis, tinea kruris, tinea manus, tinea pedis dan tinea (pitiriasis) versikolor.
Pada penderita dermatitis seboroik : pengobatan sekali atau dua kali sehari.
Pengobatan harus dilanjutkan untuk beberapa waktu, sedikitnya sampai beberapa hari setelah gejala-gejala hilang.
Diagnosa harus dipertimbangkan kembali jika tidak ada perbaikan klinis setelah 4 minggu pengobatan.

Lama pengobatan biasanya sebagai berikut :

Tinea versikolor : 2-3 minggu
Infeksi ragi : 2-3 minggu
Tinea kruris : 2-4 minggu
Tinea korporis : 3-4 minggu
Tinea pedis : 4-6 minggu
Dermatitis seboroik : 2-4 minggu
Terapi penunjang dermatitis seboroik: oleskan 1 atau 2 kali seminggu.

Khasiat : Digunakan untuk pemakaian topikal pada pengobatan infeksi dermatrofit pada kulit, seperti :

  • Tinea korporis, tinea kruris, tinea manus dan tinea pedis yang disebabkan oleh Trichophyton rubrum, T. mentagrophytes dan Epidermophyton floccossum
  • Tinea (pityriasis) versikolor yang disebabkan oleh Malassezia furfur (Pityrosporum orbiculare).
  • Kutaneus kandidiasis yang disebabkan oleh Candida spp.
  • Seboreik dermatitis yang disebabkan oleh Pityrosporum spp.

Kontra indikasi : Pasien yang hipersensitif terhadap bahan-bahan dalam sediaan ini.

Perhatian :

  • Apabila terjadi iritasi maka pemakaian obat ini harus dihentikan.
  • Keamanan dan efektifitas pada anak belum diketahui dengan pasti.
  • Krim ini tidak boleh digunakan untuk mata.
  • Hati-hati penggunaan pada wanita hamil dan menyusui.
  • Untuk mencegah rebound effect pada pasien yang menggunakan kortikosteroid topikal jangka panjang, dianjurkan untuk melanjutkan penggunaan kortikosteroid topikal bersamaan dengan ketoconazole topikal dan secara bertahap dosis steroid diturunkan selama 2-3 minggu sebelum menghentikannya.

Efek Samping : Pada pemberian topikal : iritasi, rasa terbakar dan pruritus.

Komposisi : Tiap gram krim mengandung:
Ketoconazole 20 mg

Cara Penyimpanan : Simpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari

Kemasan : Tube isi bersih 10 gram

Diproduksi Oleh : PT Caprifarmindo Labs

Produksi : Indonesia

Disclaimer : Hasil dapat bervariasi antara individu tergantung berbagai faktor seperti usia, genetik, pola hidup, dan lain sebaginya

Ditinjau oleh Apoteker MahadikaMasa kadaluarsa produk akan dipastikan tidak kurang dari 2 bulan sejak tanggal pengiriman.Segala bentuk perbedaan penulisan obat adalah diluar tanggung jawab Mahadika. Foto bisa berbeda dengan kemasan terbaru. Foto tiap produk akan kami pantau dan perbarui. Harga bisa berbeda dengan di apotek.

View full details